Petugas SPBU Padang Sappa Soroti Distribusi Solar Subsidi

oleh -20 Dilihat
oleh
Foto ilustrasi

LUWU – Barisan kendaraan mengular di depan dispenser solar bukan lagi pemandangan baru. Di SPBU Padang Sappa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, hingga ke berbagai daerah lain di Indonesia, antrean panjang BBM subsidi jenis solar terjadi setiap hari selama distribusi subsidi itu masih berjalan.

Petugas SPBU Padang Sappa, Amhar menyebut antrean panjang memang tak bisa dihindari. Volume kendaraan yang datang, ditambah pembatasan kuota harian, membuat durasi pengisian memanjang dari pagi hingga sore.

“Ini terjadi setiap hari, bukan hanya di Padang Sappa, tapi di seluruh Indonesia. Selama solar subsidi masih ada, antrean panjang pasti ada,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

SPBU Padang Sappa sempat disinyalir melayani kendaraan berulang atau “mobil lansiran” untuk mendapatkan solar subsidi. Menanggapi isu itu, pihak pengawas SPBU tidak memungkiri antrean panjang terjadi, namun membantah adanya pelayanan berulang ke kendaraan yang sama.

“Kalau mobil berulang, tidak ada. Tapi kalau antrean panjang, ya memang begitu keadaannya. Rata-rata kami layani hanya satu kali saja per kendaraan sesuai aturan,” katanya.

Menurutnya, setiap kendaraan yang mengisi sudah dicek sesuai ketentuan Pertamina. Tantangan di lapangan adalah jumlah kendaraan yang antre jauh lebih banyak dibanding kapasitas normal SPBU.

Amhar menilai penertiban distribusi solar subsidi akan efektif jika diterapkan merata di semua SPBU. Ia menyoroti praktik tebang pilih yang membuat SPBU tertentu jadi sasaran antrean paling padat.

“Kalau ingin ditertibkan, baiknya semua SPBU jangan tebang pilih. Aturannya disamakan di semua tempat,” ucap Amhar.

Ia bahkan mengusulkan opsi tegas pemerintah menghentikan penyaluran BBM subsidi solar.

“Insyaallah, aman. Kalau subsidi dihentikan, Insyaallah tidak akan ada lagi antrean panjang seperti ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.