Dua Jambret Sadis Dibekuk, Siswi SMP Terseret Saat Pertahankan Ponselnya

oleh -3 Dilihat
oleh

Makassar – Tim Resmob Polsek Tamalate Polrestabes Makassar yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Abd. Latif, didampingi Panit 2 Opsnal Aipda Dedy Arseto bersama anggotanya, berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang pelajar perempuan di wilayah Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Polisi berhasil mengamankan dua pelaku masing-masing berinisial AR (24), seorang buruh harian yang berdomisili di Jalan Nuri Baru, Kota Makassar, dan TRI (26), buruh harian lepas yang tinggal di Jalan Nuri, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Kapolsek Tamalate, Kompol H.Muh. Thamrin, SE, MM, membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut, awalnya petugas berhasil mengamankan AR yang berperan sebagai joki atau pengendara sepeda motor saat aksi kejahatan terjadi. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian kembali berhasil menangkap TRI yang berperan sebagai eksekutor atau pelaku yang merampas telepon genggam korban.

“Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Polsek Tamalate dengan dukungan Resmob Polda Sulsel pada Selasa (02/06/2026) sekitar pukul 18.00 Wita di Jalan Bajiminasa 2 Dalam, Kecamatan Mariso, Kota Makassar,” ujar Kompol Muh. Thamrin, Rabu (03/06/2026).

Kapolsek menjelaskan, kedua pelaku melakukan aksi jambret dengan merampas telepon genggam milik seorang pelajar perempuan di Jalan Deppasawi Luar, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate. Akibat aksi tersebut, korban sempat terseret setelah mempertahankan genggaman telepon yang berada di tangannya. Kejadiannya pada Rabu, (22/04/2026).

“AR berperan sebagai pengendara motor, sementara TRI bertugas merampas telepon genggam milik korban,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan bahwa saat kejadian korban sedang berjalan kaki sepulang sekolah sambil memegang telepon genggamnya. Kedua kemudian pelaku mendekati korban menggunakan sepeda motor dan langsung merampas ponsel yang berada di tangan korban sebelum melarikan diri.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengetahui bahwa barang bukti berupa satu unit telepon Samsung Galaxy A04e warna hitam milik korban telah dijual oleh para pelaku dengan harga Rp250.000. Sementara sepeda motor yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan telah ditarik oleh pihak perusahaan pembiayaan.

Saat ini keduanya telah diamankan di Polsek Tamalate guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 497 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Tamalate menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan jalanan guna menciptakan situasi keamanan dan menjaga masyarakat yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polsek Tamalate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.